HARIMAU DAN TIKUS #harimau #tikus


Pada suatu sore yang cerah, Harimau, Si Raja Hutan tengah bersantai di atas sebuah batu besar menikmati indahnya pemandangan. Ia tersentak kaget ketika seekor tikus tiba-tiba meloncat dihadapannya dan bahkan hampir menginjak wajahnya. Harimau menjadi sangat marah karenanya.
“Kurang ajar sekali kamu, hei, tikus jelek. Lewat di depanku tanpa permisi. Akan kubunuh kamu!”teriak Harimau sambil mengaum keras. Tangannya terangkat tinggi memperlihatkan kuku-kukunya yang tajam berkilat tertimpa sinar matahari, siap mencabik-cabik tubuh mungil Si Tikus yang malang itu.
“Ampun Tuan Harimau perkasa. Saya tidak sengaja. Saya tidak tahu kalau ada paduka disini. Saya lari terburu-buru karena dikejar Srigala tadi. Maafkan saya, Tuan Harimau yang baik hati. Sekali lagi, maafkan saya,”mohon Tikus dengan tubuh gemetaran karena takut.
“Oh, jadi kamu mau dijadikan santapan Srigala sehingga lari ketakutan seperti dikejar setan?”tanya Harimau dengan nada suara yang mulai menurun pertanda ia sudah tidak emosi lagi. Si Tikus mengangguk pelan.
“Terus mana Srigala bodoh yang mengejar kamu?”sambung Harimau penasaran.
“Tadi dia ada di belakang saya. Tapi sekarang mungkin sudah pergi setelah melihat Tuan ada disini,”jawab Tikus gugup. Ia masih berdebar-debar takut akan dibunuh Harimau.
“Ya, sudah kalau kenyataannya begitu. Aku maafkan kelancanganmu asalkan kamu janji tidak akan mengulangi lagi kejadian seperti ini dimasa depan. Pergilah. Kembalilah ke rumahmu,”perintah Harimau baik sekali. Ia tidak memberikan hukuman kepada Tikus.
“Benarkah, Tuan? Saya boleh pergi? Apa saya tidak salah dengar? Tuan tidak jadi memangsa saya?”ucap Tikus dengan beberapa rentetan pertanyaan seolah tidak percaya dengan keputusan Harimau.
“Ya, aku tidak bohong. Kau bebas sekarang. Lagipula aku tidak seperti Srigala bodoh yang akan memangsamu tadi. Dagingmu itu tidak terasa sama sekali bagiku jika aku makan. Lebih baik aku cari mangsa lainnya yang lebih besar dan enak daripada kamu,”jawab Harimau ketus.
“Oh, terimakasih, Tuan Harimau yang bijaksana. Aku akan membalas kebaikanmu suatu saat nanti dengan menolong Tuan jika sedang mengalami kesulitan,”balas Tikus senang sekali karena bisa bebas dari amukan Harimau.
Mendengar perkataan Tikus yang lemah, Harimau tertawa terbahak-bahak. ”Ha...ha...ha...Kau akan menolongku? Ehm...Apa aku tidak salah dengar? Bukankah malah sebaliknya kau yang membutuhkan pertolongan dariku? Ah...tapi sudahlah! Lebih baik kau pergi sana sebelum aku berubah pikiran!”perintah Harimau mulai kesal melihat tingkah Si Tikus yang sok hebat.
Tikus lalu meninggalkan tempat itu. Meskipun Harimau sangat sombong tapi ia tetap merasa berhutang budi padanya. Ia berjanji suatu saat akan membalas kebaikan Harimau itu.
Tiga hari kemudian terdengar kabar jika Harimau terperangkap di dalam jala yang dipasang manusia pemburu. Tidak ada seekor hewanpun yang berani dan berusaha untuk menolongnya. Harimau meronta-ronta sekuat tenaga untuk membebaskan dirinya dari perangkap itu. Namun sekuat apapun usahanya, Ia tidak mampu membebaskan dirinya. Tubuhnya malah semakin lemah karena tenaganya telah terkuras habis.
Di saat kritis itulah, tiba-tiba terdengar suara kecil yang memberi harapan padanya.”Jangan khawatir, Tuan, karena sebentar lagi aku akan membebaskanmu dari perangkap jala ini.”
Lalu munculah seekor tikus kecil yang sangat dikenalnya. Tikus lalu menggerogoti dan memutus jala yang membungkus tubuh Harimau dengan gigi kecilnya yang tajam. Dan hanya dalam hitungan menit, Harimau bisa kembali bebas menghirup udara segar. Ia lalu masuk ke dalam hutan sebelum Pemburu yang memasang jala itu datang.
“Terimakasih sahabat kecilku. Aku berhutang nyawa padamu. Entah apa yang akan terjadi padaku seandainya aku jadi membunuhmu waktu itu. Mungkin ini akan jadi hari terakhirku hidup di dunia ini,”ucap Harimau tulus. Ternyata tubuh yang terlihat lemah belum tentu tidak memiliki kekuatan apapun untuk melawan. Ia membuktikan anggapan itu sekarang.















Posting Komentar untuk "HARIMAU DAN TIKUS #harimau #tikus"